oleh: Nur Khayati
Mahasiswi Fakultas Teknik UGM 2009
Perubahan iklim? Bagaimana itu?
Sedikit cerita tentang aktivitas matahari yang berperan besar dalam perubahan iklim.
Puncak aktivitas matahari diperkirakan oleh Lapan akan terjadi antara 2012 sampai 2015. Pada puncak siklusnya, aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari atau flare. Flare tersebut merupakan salah satu aktivitas matahari selain medan magnet, bintik matahari, lontaran massa korona, angin surya dan partikel energetik. Ledakan-ledakan matahari itu bias sampai ke bumi (Hah! Kiamat!?!?). Tidak, hal itu tidak akan langsung menyebabkan hancurnya peradaban dunia. Hanya saja efek utama akan berdampak pada teknologi tinggi seperti satelit dapat kehilangan kendali dan komunikasi radio akan terputus. Selain itu efek lainnya ialah saat aktivitas matahari meningkat dan matahari memanas, akibatnya suhu di bumi akan meningkat dan adanya perubahan iklim. Dampak lainnya, bias menyebabkan kemarau panjang. Tetapi hal ini juga masih akan dikaji lebih lanjut oleh para peneliti. (detik.com)
Selain perubahan iklim yang terjadi karena kaitannya dengan fenomena di atas, terdapat juga munculnya prakiraan yang berhubungan dengan El Nino, yaitu fenomena yang berulang setiap 2 sampai 7 tahun. Dan tahun 1998 merupakan El Nino yang menghasilkan suhu terpanas dalam catatan meteorology dunia. Hingga setelah itu, suhu permukaan bumi relative tidak mengalami kenaikan sampai saat ini.
Menengok penyebab perubahan iklim tersebut salah satunya bias juga disebabkan oleh meningkatnya efek rumah kaca atau yang sering disebut dengan green house effect, yang terjadi karena naiknya konsentrasi gas CO2 (karbondioksida) dan gas-gas lainnya di permukaan bumi.
Coba bayangkan, bagaimana ya rasanya jika kita maih bias merasakan kehidupan di bumi ini beberapa tahun yang lalu, belasan tahun yang lalu dech. Betapa masih dinginnya suhu udara di pagi hari, dengan embun-embunnya yang berkilauan saat terkena sinar matahari pagi, dan siang hari yang sejuk, tidak sepanas sekarang ini.
Tapi hal ini sepertinya tidak mungkin. Bandingkanlah dengan kehidupan sekarang ini. Semua ruangan-ruangan kantor, sekolah, gedung-gedung pada pake AC, dalam kost pun harus punya kipas angin, atau kita akan merasakan seperti dioven dalam kamar kost kita sendiri. Karena akibat adanya global warming sekarang ini kita harus menanggulanginya agar tidak semakin parah lagi. Itu pun kecil kemungkinananya jika kita manusia-manusianya seperti ini. Tidak mau menjaga bumi kita.
Kita sebagai bangsa Indonesia sangatlah prihatin dengan keadaan bumi pertiwi kita sendiri. Sebagai salah stu contoh, dulu kita terkenal dengan jamrud khatulistiwanya karena hutan-hutan yang ada di Kalimantan. Tapi apa yang sekarang terjadi? Di Kalimantan sendiri sudah tidak ada hutan lagi. Hutan-hutan ditebangi dengan liarnya (ilegal) bahkan hutan lindungpun juga turut dibabat. Selain itu penyebab lain adalah pertambangan batu bara oleh perusahaan yang tidak bertanggung jawab yang tidak mengembalikan lahan ke keadaan semula (reklamasi). Mereka membiarkan lubang-lubang besar itu begitu saja. Bagaimanakah ini semua? Salah siapakah? Para penebang dan penambang yang tidak tau diri atau pemerintah dan para panegak hukumnya yang kurang tegas? Bagaimana dengan perubahan iklim yang sudah mulai terjadi sekarang ini?
Dampak dari perubahan iklim itu sendiri diantaranya yaitu : peningkatan permukaan laut (bayangkan jika kita yang ada di dataran rendah, kawasan pesisir khususnya kelak akan tergenang oleh air laut, kiamat!?!?), dan berakibat juga pada perubahan pola hujan karena meningkatnya temperatur suhu.
Oleh sebab itu mari kita mulai menanggulanginya dimulai dari diri kita sendiri dari hal yang kecil mulai sekarang!! Sekarang!! Caranya diantaranya ;
- Tanami lahan kosong di sekitar kita, entah di tempat kost atau di kampong halaman kita. Tak ada tempat? Tanam tanaman hias dalam pot.
- Gunakan produk yang ramah lingkungan.
- Kurangi pembelian dan penggunaan produk yang terbuat dari plastik dan juga yang mengandung aerosol.
- Kurangi konsumsi BBM. Berangkat kuliah, kampus deket, jalan kaki aja! Agak jauh, naik sepeda onthel aja! Jauh banget, naik kendaraan umum aja bareng-bareng, jangan pada bawa mobil pribadi tapi isinya lowong-lowong cuma supirnya aja yang naik. Jangan yaa!!
STOP GLOBAL WARMING, SAVE OUR EARTH!!!!!!!!
Posted on March 25, 2010
0